Selasa, 08 Januari 2013

Selagi Ada Waktu


Malam ini kali ketiga buat gue, nonton perahu kertas u,u seakan-akan gue lupa kalau besok itu masih UAS, dan tugasnya gue belum buat.

Alasannya sederhana.

Bawaannya galau (banget) pas baru pulang ngampus, si dedek nanya : "kak lia ada waktu?" seakan-akan mau bilang gue itu orang paling sibuk sedunia. Dia udah nanya pas setelah roda depan motor gue masuk rumah. Gue bahkan belum siap nurunin standar motor. Pertanyaannya cuma 4 kata, tapi gue rasa ditimpukin, ditonjok, trus yaa gitu deh. Galau.

Gue kira ada apa ya, kok dia segitunya nanya gitu, rupanya cuma mau ngajakin nonton film perahu kertas bareng

Awalnya gue agak berat, dari kos temen tadi gue udah janji dalam hati. Hari ini gue mesti tidur malam. Kalau udah nyampe rumah, gue mesti langsung buat tugas buat UAS. Tapi gue ga tega ngegelengin kepala sama si dedek. Dia belum pantas buat ditolak.


Last, kita nonton perahu kertas bareng di kamar gue yang berantakan banget, maklum, lagi ujian. Walaupun kasur gue cuma single, bisa-bisanya muat untuk 3 orang. 1 anak SMP, 1 anak SMA, 1 anak kuliahan. Dan kita bertiga bertahan dalam posisi ikan sarden selama durasi film yang kurang lebih satu setengah jam.

Oke. Setidaknya ada hal-hal kecil yang mereka ajarkan sama gue malam ini. Mereka bikin gue sadar, kalau mereka udah gede, badannya (sumpah) udah pada gede banget. Tugas UAS belakangan, nikmatin waktu bareng kalian rasanya mesti jadi yang pertama. Sebelum ada waktunya, gue ga bisa bareng mereka lagi-lagi. Sebelum ketemu waktunya, gue ga bisa sedekat ini sama mereka.

Cukup. Mungkin tidur siang di kos nya Cici tadi udah cukup buat bekal sampai UAS besok. Karena gue mesti begadang lagi untuk buat tugas UAS -_-

Sabtu, 05 Januari 2013

First Satnite 2013


01.19

Sebenarnya ga ada hal yang terlalu penting untuk dishare malam ini. Tapi karena pada akhirnya gue kebanyakan melamun, gue jadi kebanyakan mikir, dan akhirnya ngerasa butuh buat menulisnya.

Berhubung sekarang udah keitung tanggal 6, walaupun baru lewat satu jam, berarti kejadian yang pengen gue share adalah tentang kemarin malam, malam minggu. Gue ngumpul bareng beberapa teman SMA gue. Ga rame banget sih, cuma bertujuh, sebenarnya juga cuma berenam, tapi kebetulan Nanda bawa pacarnya gitu. Acaranya juga ga spesial banget sebenarnya, cuma acara temu kangen sama Nando. Dia teman SMA gue yang ngelanjutin kuliah ke Jakarta. Dan setelah 3 tahun berlalu, baru kali ini dia balik ke Padang.

Berjam-jam waktu kami lewati, kebanyakan habis buat cerita nostalgia SMA. Tentang kekonyolan-kekonyolan yang terjadi waktu kami masih jadi ABG gitu (haha). Kadang-kadang juga ceritanya tentang masalah kuliah masing-masing. Kadang ngomongin tentang urusannya teknik sipil, terus tentang hubungan dan perbedaannya dengan anak arsitek, terus ngomongin masalah elektro, nyampe ke masalah kedokteran yang bawa-bawa mayat, dan ga terkecuali, mereka juga bahas tentang bahasa Jepang.




Nah, yang pengen gue share sebenarnya bukan tentang apa yang kami lakukan. Tapi, dari sekian banyak cerita, ada sebuah pertanyaan yang menggelitik hati gue cukup lama. Pertanyaannya sederhana sih, tapi kayaknya ya mampu buat gue mikir lebih terarah daripada biasanya. :D

“Jodoh itu semua udah diurus Tuhan. Masalahnya, ada ga kalian doain jodoh kalian tu?”

Simple, right?

Gue tipe orang yang emang suka menjawab pertanyaan atau omongan orang lain. But, setelah dengar pertanyaan itu, mulut gue ga bereaksi secepat biasanya. Gue juga ga berani ngungkit-ngungkit lagi, hingga at last, kepikiran sama gue sampe ni subuh.

Perlahan-lahan gue mulai ngelihat segala sesuatunya dengan lebih jelas. Bahwa pacar atau jodoh itu bukan hanya sekedar cinta-cintaan yang menuntut romantisme belaka. Banyak tanggungjawab besar yang sebenarnya ada dibalik peran seorang pacar.

Gue mulai melihat fungsi pacar dari sudut yang berbeda, tapi masih belum jelas, belum yakin pasti. Gue cuma ngerasa, gue mesti berubah. Gue udah cukup tua buat bisa ngerti tentang komitmen berhubungan.


Kamis, 03 Januari 2013

Kesan Pertama Pria pada Wanita


Penasaran hal apa saja yang diperhatikan pria saat pertama kali melihat wanita? Berikut adalah beberapa diantaranya:

1. Rambut
Siap-siap ketika mendapat perhatian dari pria terhadap rambut indah dan sehat punya kamu. Rambut indah dan sehat itu memiliki nilai plus dibanding rambut panjang. Bagi pria, rambut kamu yang indah dan sehat itu membuat mereka ingin membelainya sambil menatap kamu.

2. Senyuman
Hal lainnya yang berhasil menarik perhatian pria adalah senyuman yang tulus dari kamu. Bagi mereka, ketika kamu tersenyum tulus maka kamu terlihat jauh lebih manis. Dia juga akan melihat kamu sebagai seorang dengan pribadi yang menyenangkan dan tenang.

3. Suara
Berdasarkan survei yang telah dilakukan dan dikutip oleh Times of India, suara wanita yang agak tinggi dapat menarik perhatian pria. Bagi mereka, wanita dengan pola suara seperti itu menunjukkan kalau wanita itu awet muda dan kesehatan reproduksi yang dimilikinya baik.

4. Bentuk tubuh
Hal di atas tidak bisa dipungkiri berhasil menarik perhatian banyak pria. Tapi bentuk tubuh yang bagaimana yang berhasil menarik perhatian pria pada umumnya adalah selisih pinggang dengan pinggul. Ketika kamu memiliki pinggang yang lebih kecil dibanding pinggul, maka pria akan otomatis berpikir tentang tingkat kesuburan yang kamu miliki.

5. Mata
Anggota tubuh lainnya yang mendapat perhatian pria ketika melihat wanita untuk pertama kali adalah mata. Siapa yang tidak tahu jargon “dari mata turun ke hati” dan “mata adalah jendela hati”? Hal ini diiyakan oleh para pria karena memang mata memiliki nilai tersendiri yang sulit diutarakan tapi bisa dirasakan.


Surat Untuk Pemberi Tugas


Untuk, 
Pemberi Tugas.

Dengan hormat,

Sehubungan dengan tugas-tugas yang diberikan kepada kami. Saya ingin menyampaikan sedikit pemikiran saya.

Pada sebuah mata kuliah, kami pernah membahas bahwa : Keberadaan televisi, dan peralatan elektronik lainnya dapat mengganggu fungsi dan peran hubungan kekeluargaan, sehingga bisa menyebabkan kasus "autis" terhadap lingkungan.

TAPI. Saya rasa bukan hanya alat elektronik. TUGAS, PR, MAKALAH, LAPORAN, dan kawan-kawan (apapun mereknya, sama saja) juga memiliki peran dalam meminimalisir hubungan kekeluargaan. Bayangkan saja, dari pagi sampai sore, saya harus kuliah. Sore sampai malam (bahkan kadang subuh), saya harus buat tugas. Sementara keluarga saya sudah tidur. See, tidak perlu saya jelaskan lagi.

Jadi, saya sarankan bagi mereka yang memiliki kuasa memberi tugas (dan semacamnya) untuk bisa mempertimbangkan pemikiran saya. Terimakasih atas perhatiannya. Semoga kita bisa bekerjasama.

Salam,
Penerima Tugas.

Rabu, 02 Januari 2013

Perkataan Pria yang Berarti Bagi Wanita


Siapa saja senang jika mendapat pujian atau pernyataan tulus terutama dari pria yang disayangnya. Meskipun merasa telah dihujani dengan semuanya itu, ternyata bagi wanita semua hal tersebut bisa membuat mereka tidak hanya tersanjung tapi juga bahagia, percaya diri dan merasa dihargai. Ungkapan seperti apakah yang bisa membuat wanita merasakan hal seperti itu? Berikut diantaranya:

1. “Kamu terlihat makin cantik”
Tiap wanita memang senang merawat dan mempercantik diri dengan caranya masing-masing. Ketika mendapat pujian dari pasangannya, bagi mereka itu bukan hanya sekedar wujud penghargaan dari usaha mereka untuk menyenangkan pasangan tapi juga bisa meningkatkan pemikiran positif dirinya sendiri. Pujian tersebut akan memotivasi mereka dan bisa membantu dalam menonjolkan kepribadian mereka.

2. “Kamu adalah wanita pertama dalam hidupku”
Ketika kalimat ini diungkapan dengan tulus, maka wanita akan luluh. Selain itu, bagi wanita pujian ini juga berarti wujud peyakinan diri kalau pria yang ada di sisinya saat ini bukanlah sosok pria yang akan mudah pindah ke lain hati.

3. “Maukah kamu melewati semuanya bersama denganku?”
Perkataan ini akan terucap ketika pria memang merasa menemukan sosok yang bisa melengkapinya. Bagi wanita, ungkapan ini berarti keseriusan yang ditunjukkan oleh pria terhadap hubungan mereka dan ingin berkomitmen.

4. “Bagaimana kalau …?”
Bagi para pria yang terlebih dahulu meminta pendapat dari pacarnya sebelum mengambil keputusan baik dalam hal kecil atau besar menunjukkan betapa pria tersebut menghargai keberadaan wanita yang ada di sisinya. Hal itu juga membuat mereka yakin kalau mereka memiliki peranan penting dalam setiap keputusan yang diambil prianya.

5. “Kamu itu sahabat sekaligus pacar yang paling aku sayangi”
Apa yang membuat wanita bahagia jika dia bisa menjadi sahabat sekaligus pacar bagi prianya? Karena itu berarti sang pria menyayanginya tidak hanya dari fisik tapi juga kepribadiannya. Wanita, pada umumnya memang ingin jadi orang yang bisa selalu diandalkan pasangannya karena itu akan membuatnya percaya diri.

6. “Aku adalah lelaki paling beruntung karena memiliki kamu”
Wanita mana pun yang mendengar pujian ini pasti akan luluh. Mereka akan merasa kalau dirinya selalu ada untuk mengisi dan mewarnai kehidupan pacarnya. Ungkapan ini bukan hanya sekedar penting karena mereka memiliki peranan penting dalam hidup prianya tapi juga rasa syukur karena keberadaan dia dalam hidup pria tersebut.

7. “Kamu memang selalu tahu apa yang sedang aku pikirkan”
Ketika pria mengungkapkan kalimat di atas, ini menunjukkan kalau sang wanita memang memahaminya luar dalam. Hal ini tentunya merupakan kebanggaan tersendiri bagi wanita karena bisa membuat pacarnya merasa seperti itu dan mau mengungkapkannya tanpa rasa malu atau dipaksa.

8. “Aku sayang kamu”
Ungkapan atau pujian di atas memang sudah tidak asing lagi. Tapi tiga kata ini memang ampuh untuk membuat hati wanita luluh karena bagi wanita diantara semua perkataan ketiga kata ini adalah yang paling dinanti keluar dari mulut pasangannya. Tapi hati-hati dalam mengucapkannya. Jangan sampai kamu hanya mengumbarnya. Ucapkanlah dengan tulus.

9. “Terima kasih telah memilih aku”
Ungkapan ini bagi wanita memiliki arti bahwa prianya merasa bersyukur karena wanitanya sudah memilih dia untuk bersamanya. Wanita juga akan merasa yakin kalau dia memang sudah memilih orang yang tepat karena pria yang dipilihnya pun merasa hal yang sama.