Minggu, 20 Februari 2011

G O D, F A M I L Y, F R I E N D


:)
Catatan ini ku awali dengan senyuman
Senyuman penuh
Penuh harapan baru
Penuh cita cinta baru
Penuh cahaya baru
Penuh semangat baru

Ingin kutuliskan catatan ini dengan kata2 pujangga
Agar semua bisa terlukis indah
Tapi sayang
Catatan ini hanya ingin menyampaikan
Ketulusan tanpa kepura-puraan
Akan rasa cinta sesungguhnya

:)
Bait ini pun ku awali dengan senyuman baru
Untuk mulai berbagi kisah indah 
Tentang rasa yang sejati
Oleh Sang Pencipta kepada setiap insani

Hari ini.
Benar benar hari ini.
Sesudah kepahitan yang terlewati.
Aku mulai memaknai.
Bahwa hidup hanya perlu mensyukuri.

Bersyukur lah pada Nya
Tentang siapa dan apa
Yang ada di sekelilingmu
Mulai dari yang kelihatan sampai yang hanya bisa dirasakan.
sekarang, benar2 sekarang saat kau membaca ini.

Mereka lah keluarga mu
Mereka lah teman2 mu
Mereka lah ciptaan Sang Penguasa.
Yang sesungguhnya
Penuh dengan cinta sejati.

Sekarang tutup mata mu perlahan
Dan resapi udara sekelilingmu
Kemudian ucapkan bersama ku

" Terimakasih Tuhan, karena aku sekarang tahu, bagaimana dan apa itu bahagia sesungguhnya."

Minggu, 13 Februari 2011

Aku dan perasaan ini

Mungkin benar
Terlalu munafik jika anak seumur ku berani bilang
"CINTA MATI"

Mungkin benar
Terlalu bodoh rasanya mempercayai
"RASA CINTA" ku

Tapi kamu salah
kalau kamu kira aku hanya
"MAIN MAIN"

Jelas kamu salah kalau kamu kira kalau kamu hanya sekedar
"PELAMPIASAN"

Aku tahu, mungkin aku bukan yang terbaik untukmu.
Aku juga tahu, mungkin kalo hubungan ini dilanjutkan, akan sulit bagi kita berdua.
Aku juga tahu, terlalu banyak perbedaan menjembatani kita.

Tapi apa salah, aku mencintai kamu apa adanya ?
Tapi apa salah, aku mencoba setia ?

Kalau disuruh jawab jujur, mungkin aku juga gak tahu, apa aku kuat menjalani cinta ini sampe seterusnya.
Kalau disuruh jawab jujur, mungkin aku juga gak bisa, apa aku mau melanjutkannya hingga akhir.

Tapi perasaan ini, kini, sekarang ini. BENAR BENAR SAYANG kamu.
Aku gak tahu kenapa aku sebodoh ini bisa sayang kamu.
Aku gak tahu kenapa aku bisa sebegini lebay merindui dan mencemburui kamu.

Hufth.
Aku yakin aku bisa membuat mu bahagia.
Aku benar2 mencintaimu
Aku benar2 sayang sama kamu.
Ijinkanlah aku tinggal di hatimu.
Aku mau jadi milikmu dan kau jadi milikku.

Perhatikan lah aku disini ha.
Lihat lah aku di sini.
Sapa lah aku di sini ha..
Aku sayang kamu aa.
Aku rindu kamu aa.
Aku cemburu kalo kamu dekat2 cewe lain haa.

Hufth.
Perasaan perasaan ini kadang membuat aku pesimis.
Rasa nya benar2 malas ke kampus.
aku bingung.

Kalau memang tidak mau menjadi milikku sebagai kekasih.
Jadilah sahabat ku.
Teman dekatku.
Atau setidaknya saudaraku.
Aku mohon.
Sayangi aku.

Seperti saat dulu kau menyayangiku.



Rabu, 08 Desember 2010

Keletihan

Dalam suka aku menunggu mu..
Dalam duka aku menanti mu..
Tak ada gunanya perasaan jika tanpa pengungkapan..
Apa susahnya buat mu untuk itu?
Aku di sini hanya tinggal mendengar kejujuranmu..
Susah kah buat mu untuk jujur padaku?

Aku tahu, apalah arti sebuah status, jika yang penting adalah rasa itu sendiri.
Aku mengerti, apalah arti sebuah status, jika intinya kita sudah saling menyayangi.

Tapi bisa kau mengerti bahwa diri ini ingin dimiliki?
Tapi bisa kau tahu, diri ini pun ingin memiliki?

Kamu menggantung perasaanku..
Kamu ikhlaskan aku, tapi tak rela kan aku..
Kamu membuatku bingung..
Kamu memutarmutar perasaanku..

Sampai kapan kita jalani hubungan ini terus?
Sampai kapan kamu mau menjebak ku di alunan cinta ini?
Yang tak jelas ntah sampai kapan akan berujung?

Berujung indah ataupun pahit?

Sadarlah sayang..
Apalagi yang kamu pertimbangkan?
Aku disini menyayangimu..
Dan akan menjagamu hingga akhir waktu menjemputku..
Percayalah padaku.. :)

Selasa, 16 November 2010

Lain pula rasanya..!

Sekalipun kita sudah tahu, seseorang yang kita sukai juga menyukai kita, tapi orang tersebut tidak pernah mengajak kita untuk membuat hubungan berkomitmen, lain pula ya rasanya.....!

Inilah tandanya bahwa manusia tidak pernah puas. Dan aku adalah manusia. Awalnya cukup puas saat tau dia juga menyimpan perasaan yang sama. Tapi hingga sekarang ia belum "menembak" atau mengajak ku untuk membuat komitmen. Hufth! Hubungan tanpa status, itu mungkin yang bener. Kami hampir tiap malam pergi jalan, sms-an udah pake yank yank, dan di kampus kalau kuliah duduk bersebelahan. Orang yang tidak tahu apa-apa saja, sudah bilang kami pacaran. Miris sekali hati saat hanya diriku yang tahu, bahwa "kami belum pacaran".

Sekarang aku harus punya pendirian. Kata yank yank mulai kuhapuskan, dan beberapa ajakan jalan, mulai ku tolak. Aku tidak mau terlalu menyayangi mu lagi, kalau begini terus adanya. Kau memutar mutar perasaanku. Hufth. Aku capek begini. Sekarang lebih baik aku menjauh. Menjauh perlahan. Karena aku tidak suka menunggu. Maaf.

Sabtu, 13 November 2010

AKHIRNYA!

Wahwaahh... Akhirnyaa akhirnyya akhirrnyaa.. Dia yang kutunggu tunggu katakan cinta menyatakan cintanya juga! hahahaa.. Puas hati ini, tahu bahwa ternyata perasaanku tak bertepuk sebelah tangan. Dia, Jake, akhirnya bilang bahwa dia mencintaiku, dia memang belum tanya tentang mau pacaran dengannya atau tidak, tapi mengetahui dia punya perasaan sudah membuatku berbunga bunga. hahaa..

Dia sosok yang dewasa menurutku, jelas terpampang dari usianya dan perjalanan hidupnya yang jelas sudah panjang. Dia bagai abang buatku, mengajak dan menuntunku ke jalan yang benar. Dia baik, suka jalan-jalan sama seperti ku, sudah punya penghasilan (buka warnet), lembut, pintar dan tidak pemarah. hahaha :D
Mungkin jelas dia tidak tampan, seperti lelaki2 ideal lainnya, tapi setidaknya jalan dengannya membuatku nyaman dan tidak merasa bersalah.

Saat aku membayangkan menjadi kekasihnya, ada dua hal yang mengganggu pikiranku, kami berbeda agama, dan aku masih memikirkan mantan terakhirku. Yap, aku tak tahu sebesar apa rasa itu, yang jelas aku masih mencintainya. Akupun tak tahu sebesar apa rasa itu, aku tahu aku mencintai Jake.

Sekarang, beginilah aku disini. Hanya bisa menunggu, untuk tahu pada akhirnya siapa yang pantas untuk ku. aku sesungguhnya takut mencintai lagi, karna aku tahu itu tandanya aku harus siap kehilangan lagi. Dan jujur, aku tak kuat lagi kalau harus rasa yang namanya kehilangan..

Sekarang hanya bisa berdoa, agar pada akhirnya aku dapat yang terbaik, yang mau menemaniku hingga akhir hidupku. :)